MTQ Sumut 2026 Akan Diselenggarakan 15-25 Juni dengan Target Lima Besar Nasional

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan dihelat pada 15 hingga 25 Juni 2026. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga berfungsi sebagai ajang seleksi untuk memilih kafilah yang akan mewakili Sumut di MTQ Nasional 2026 yang diadakan di Semarang, Jawa Tengah. Target ambisius untuk masuk dalam lima besar nasional menjadi motivasi bagi seluruh peserta dan panitia.
Persiapan Pelaksanaan MTQ Sumut 2026
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui Wakil Ketua I Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumut, Syukri Albani Nasution, dan Wakil Ketua II LPTQ, Burhanuddin Damanik, telah mengadakan konferensi pers untuk membahas pelaksanaan MTQ ke-40 ini. Konferensi berlangsung di Anjungan Dekranasda, Lantai 1, Kantor Gubernur Sumut, Medan pada tanggal 11 Juni 2026.
Acara MTQ Sumut 2026 akan digelar di beberapa lokasi strategis, termasuk Komplek Astaka Gedung Serbaguna Pemprovsu di Jalan Willem Iskandar/Pancing, Medan Estate, Deliserdang. Selain itu, beberapa venue lain seperti Aula Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut serta kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara juga akan digunakan untuk menyelenggarakan berbagai perlombaan.
Tujuan dan Harapan MTQ Sumut
MTQ ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai ajang syiar Islam, tetapi juga sebagai platform untuk mencetak kafilah-kafilah unggulan yang dapat mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional. Menurut Burhanuddin, LPTQ Sumut memiliki target untuk masuk lima besar dalam MTQ Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026 di Semarang.
- Menjadi ajang seleksi kafilah terbaik.
- Menjadi sarana syiar Islam di masyarakat.
- Mencetak generasi Qurani yang kompeten.
- Melahirkan prestasi di tingkat nasional.
- Meningkatkan semangat kompetisi di kalangan peserta.
Strategi Meningkatkan Prestasi Kafilah
Burhanuddin Damanik mengungkapkan bahwa LPTQ Sumut telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mempersiapkan kafilah yang akan berkompetisi. Pada MTQ Nasional yang lalu di Kalimantan Timur, Sumut berhasil meraih peringkat kedelapan. Oleh karena itu, dengan persiapan yang matang dan pembinaan yang berkelanjutan, Burhanuddin optimis bahwa prestasi tersebut dapat ditingkatkan.
“Insha Allah, kami percaya bahwa kafilah Sumut memiliki peluang besar untuk meraih prestasi yang lebih baik dalam berbagai cabang, seperti Syarhil Qur’an, Tilawah, dan Kaligrafi,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Partisipasi dari Berbagai Daerah
MTQ Sumut 2026 akan melibatkan sekitar 1.109 peserta yang berasal dari 28 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Para peserta ini akan berlaga di delapan cabang dan 28 golongan perlombaan. Menariknya, peserta terjauh berasal dari Kota Gunungsitoli, menunjukkan semangat yang tinggi untuk berpartisipasi dalam acara ini.
- 1.109 peserta terdaftar dari seluruh kabupaten/kota.
- Delapan cabang perlombaan akan diperlombakan.
- 28 golongan perlombaan tersedia untuk semua peserta.
- Peserta terjauh berasal dari Kota Gunungsitoli.
- Kompetisi ini melibatkan berbagai kalangan usia.
Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan
Burhanuddin menekankan bahwa MTQ bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi lebih kepada proses pembinaan yang berkelanjutan. Pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan menjadi kunci untuk menciptakan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam terhadap ajaran Islam.
Dengan demikian, diharapkan bahwa MTQ Sumut 2026 akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Burhanuddin mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut menyaksikan dan memeriahkan acara ini.
Mengajak Masyarakat Partisipasi
Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan dalam pelaksanaan MTQ Sumut 2026. Kehadiran generasi muda dan masyarakat umum akan memberikan dukungan moral bagi para peserta. Selain itu, melalui MTQ ini, diharapkan masyarakat dapat lebih dekat dengan Al-Qur’an dan meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai agama yang terkandung di dalamnya.
- Menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda.
- Mendukung peserta melalui kehadiran dan partisipasi aktif.
- Meningkatkan pemahaman nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat.
- Menjadi sarana edukasi bagi masyarakat umum.
- Mempromosikan budaya membaca Al-Qur’an.
Dengan berbagai persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, MTQ Sumut 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu perhelatan yang sukses dan berkesan, serta mampu menciptakan prestasi yang membanggakan bagi Provinsi Sumatera Utara di tingkat nasional.






