Parlindungan Purba Apresiasi Workshop In-Camp Ditjend Risbang untuk Dorong Dosen Menulis Jurnal Internasional

Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) merupakan inisiatif strategis dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada dosen dalam menyelesaikan artikel ilmiah yang siap untuk dipublikasikan di jurnal internasional terkemuka. Dengan adanya workshop ini, diharapkan akan tercipta peningkatan yang signifikan dalam kapasitas publikasi ilmiah di seluruh Indonesia.
Apresiasi dari Parlindungan Purba
Parlindungan Purba, seorang tokoh penting dalam dunia pendidikan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, khususnya kepada Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan yang dipimpin oleh Heri Kuswanto. Acara Workshop In-Camp tahun 2026 yang berlangsung dari 9 hingga 12 Juni 2026 di Universitas Sari Mutiara Indonesia telah berhasil menarik partisipasi sekitar 50 dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Pulau Sumatra.
“Workshop ini sangat bermanfaat bagi para dosen dalam mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas untuk publikasi di jurnal internasional. Oleh karena itu, saya ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Heri Kuswanto yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan ini bekerja sama dengan USM Indonesia,” ujarnya.
Peran Penting dari Fasilitator
Parlindungan Purba juga menyampaikan penghargaan kepada para pendamping dan fasilitator yang telah berkontribusi dalam memberikan materi seputar penulisan karya tulis ilmiah. Kualitas pengajaran dan pendampingan yang diberikan sangat penting untuk membantu dosen memahami standar internasional dalam publikasi ilmiah.
Harapan dari Direktorat Bina Talenta
Sementara itu, Heri Kuswanto selaku Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan juga memberikan pengakuan kepada para dosen yang berpartisipasi dalam Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) tahun 2026. Ia berharap agar para peserta dapat termotivasi untuk lebih aktif dalam penulisan karya ilmiah di jurnal internasional.
“Jika karya tulis Anda ditolak, jangan merasa putus asa. Saya pribadi juga sering mengalami penolakan. Namun, setiap penolakan biasanya disertai dengan umpan balik yang dapat membantu kita mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki. Teruslah berjuang hingga karya kita dapat dipublikasikan di jurnal ilmiah, terutama yang berskala internasional,” tegasnya.
Sinergi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia
Heri Kuswanto juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Universitas Sari Mutiara Indonesia atas kolaborasinya dalam menyelenggarakan workshop ini. “Saya menghargai dukungan yang diberikan oleh USM Indonesia dalam memajukan sektor pendidikan tinggi. Semoga universitas ini terus berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Pesan dari Rektor USM Indonesia
Ivan Elisabeth Purba, Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, juga mengekspresikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan untuk menyelenggarakan workshop ini. Ia berharap agar para dosen dapat menghasilkan karya tulis ilmiah yang lebih baik dari sebelumnya.
“Jangan pernah menyerah dalam proses penulisan. Teruslah berusaha hingga karya tulis Anda layak untuk dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Kesuksesan dalam publikasi bukanlah hal yang instan, tetapi dengan kerja keras, hasil yang memuaskan pasti akan tercapai,” pungkasnya.
Meningkatkan Kualitas Penulisan Ilmiah
Workshop In-Camp ini bukan hanya sekadar acara pelatihan, tetapi merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas penulisan ilmiah di Indonesia. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan institusi pendidikan, harapan untuk menciptakan publikasi ilmiah yang berkualitas semakin terbuka lebar.
Manfaat Workshop In-Camp
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengikuti workshop ini antara lain:
- Peningkatan keterampilan menulis artikel ilmiah yang sesuai dengan standar internasional.
- Pemahaman yang lebih baik tentang proses publikasi di jurnal bereputasi.
- Networking dengan dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi.
- Akses kepada feedback konstruktif dari fasilitator dan rekan sejawat.
- Peningkatan motivasi untuk terus berkarya di bidang penelitian.
Kesimpulan
Workshop In-Camp yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan adalah langkah maju untuk meningkatkan kemampuan penulisan ilmiah bagi dosen di Indonesia. Melalui pelatihan dan dukungan yang diberikan, diharapkan para peserta dapat menghasilkan karya-karya berkualitas yang dapat dipublikasikan di jurnal internasional. Dengan terus berupaya dan tidak menyerah, peluang untuk berkontribusi dalam dunia penelitian akan semakin terbuka bagi setiap dosen.



