Pasar Murah Daging Dengan Harga Rp140 Ribu per Kilogram di Banda Aceh, Simak Lokasinya

Melihat ke depan menuju perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan bantuan dari Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP), Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Bank Aceh Syariah, dan Perumdam Tirta Daroy, telah mengambil inisiatif untuk mengadakan Pasar Murah Daging Meugang. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam memperoleh daging berkualitas dengan harga terjangkau menjelang lebaran.
Pasar Murah Daging Meugang di Banda Aceh
Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, Iskandar, menyampaikan bahwa pasar murah ini menawarkan daging dengan harga hanya Rp140.000 per kilogram. Harga ini dianggap jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar yang biasanya meningkat drastis saat puncak tradisi meugang di Aceh.
Menurut Iskandar, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan juga mengendalikan inflasi di daerah. “Ini adalah upaya kita bersama untuk menyediakan daging dengan harga terjangkau bagi warga Kota Banda Aceh. Dengan terjaganya stabilitas harga jual, tentunya berpengaruh langsung terhadap pengendalian laju inflasi daerah,” tuturnya.
Lokasi Pasar Murah Daging di Banda Aceh
Untuk menghindari penumpukan massa, DP2KP telah menyiapkan tujuh lokasi pelaksanaan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kota Banda Aceh. Pada hari Selasa, 17 Maret 2026, pasar murah akan diadakan di tiga lokasi berikut:
- Jalan K.H. Ahmad Dahlan area eks Pasar Aceh, Gampong Kampung Baru Kecamatan Baiturrahman
- Depan UPTD KPH Wilayah I Gampong Lampoh Daya Kecamatan Jaya Baru
- Jalan Angsa Pasar Gampong Batoh Kecamatan Lueng Bata
Sedangkan pada Rabu, 18 Maret 2026, kegiatan akan dilaksanakan di empat titik lainnya:
- Jalan Sultan Iskandar Muda Gampong Punge Ujong Kecamatan Meuraxa
- Jalan Wedana Gampong Lam Ara Kecamatan Banda Raya
- Jalan Rama Setia Gampong Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa
- Jalan T. Iskandar di depan halaman SD 56 Gampong Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng
Iskandar mengajak masyarakat untuk datang lebih awal ke lokasi terdekat agar dapat memanfaatkan program ini. Antusiasme masyarakat biasanya tinggi dalam menyambut tradisi meugang yang merupakan bagian penting dari budaya masyarakat Aceh menjelang hari raya.
